Sabtu, 12 November 2011

sejarh SMP Almuttaqin

Setelah yayasan Al Muttaqin didirikan pada tanggal 14 agustus 1988 dengan Akta Notaris Suryana, S.H. No 19, kemudian didirikan Roudlotul Athfal 1989, TKA, TPA, TQA pada tahun 1990, play Group pada tahun 1999, Sekolah Dasar pada tahun 1996, perkembangan lembaga-lembaga ini menunjukan kemajuan yang positif, hal ini terlihat dari indikator respon masyarakat, jumlah pelamar calon siswa baru, prestasi yang diraih oleh para siswa, serta hasil akreditasi oleh Dinas Pendidikan Kota Tasikmalaya. Berawal dari suatu keinginan para orang tua murid TK dan SD Al Muttaqin yang terlebih dulu telah terbentuk SMP Al Muttaqin terbentuk. Untuk memenuhi hasrat para orang tua murid Yayasan Al Muttaqin membuat tim pembuat surat perizinan yang diketuai oleh Pak H. Ade, beranggota (di antaranya) Pak Yayan dan Pak Tabi’in. Dari tahun 1998 hingga tahun 1999 akhirnya surat perizinan tersebut telah usai.
Melalui surat keputusan yayasan nomor 07/A/AMT/II/1999 tanggal 15 Januari 1999 ditetapkan bahwa yayasan akan mendirikan Sekolah Menengah Pertama (SMP) mulai tahun pelajaran 2000/2001. Dalam surat keputusan ini dinyatakan bahwa SMP yang akan didirikan haruslah memiliki keunggulan dalam prestasi akademik, ahlaqul karimah, dan penguasaan bahasa asing (Arab dan Inggris). Berdasarkan surat keputusan yayasan tersebut, panitia pendirian menyiapkan proposal pendirian mengenai desain smp yang akan didirikan terutama menyangkut tujuan, visi, misi, target, strategi, dan model pembelajaran dan manajemenya.
Setelah melewati serangkaian pembahasan proposal bersama LPI dan pengurus yayasan di antaranya dilaksanakan pada tanggal 24 Februari dan 27 Februari 2003, akhirnya isi proposal disetujui pihak yayasan. Setelah tahap persiapan dianggap mencukupi terutama yang berkait dengan penyediaan/pembuatan perangkat keras dan lunak, maka yayasan mengusulkan permohonan pendirian SMP Al-Muttaqin kepada kepala Kantor Wilayah Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Jawa Barat. Melalui surat nomor 3390/102.1/kep/OT/1999 tertanggal 1 Oktober 1999, Kanwil Depdikbud Jawa Barat memberikan izin penyelenggaraan terhitung mulai 1 Agustus 2000. Atas dasar surat izin operasional terssebut, kemudian dilakukan upacara peresmian pembukaan sekolah pada tanggal 26 Juni 2000 acara ini dihadiri oleh kepala Kantor Depdikbud Kabupaten Tasikmalaya, Wakil Bupati Tasikmalaya, Ketua Umum Yayasan Al-Muttaqin, orang tua murid, pengawas kecamatan, guru dan karyawan serta siswa-siswi angkatan pertama SMP Al-Muttaqin.
Sekolah ini bernama Sekolah Menengah Pertama Al-Muttaqin, disingkat SMP Al-Muttaqin. Kata Al-Muttaqin di belakang SMP menunjukan nama yayasan penyelenggaranya. Penyelenggara yayasan ini menggunakan sistem fullday school, yakni kegiatan pembelajaran dilakukan sepanjang hari dari pukul 07.30 hingga pukul 15.30. Pada tahun 2000 dimulai pencarian guru dengan membuka pendaftaran. Angkatan pertama diajar oleh enam belas guru dan tiga kelas di mana putri satu kelas dan putra dua kelas.
 
Sekilas tentang SMP Al Muttaqin Kota Tasikmalaya

image
SMP Al Muttaqin Kota Tasikmalaya beralamat di Jalan Jenderal Ahmad Yani No. 140 Kota Tasikmalaya, didirikan pada bulan Juni tahun 2000 yang menjadi salah satu Sekolah Standar Nasional dan sedang berusaha menjadi Sekolah Rintisan Bertaraf Internasional (RSBI). Seluruh peserta didik terbagi ke dalam kelas putra dan putri yang masing-masing tingkatan terdiri dari dua kelas, bilingual class dengan menggunakan bahasa Inggris dalam mata pelajaran IPA, matematika, IPS, seni budaya, dan TIK, dan terbagi menjadi kelas bilingual putra dan putri.
Adapun kegiatan belajar mengajar dilaksanakan setiap hari Senin sampai dengan Jumat dari pukul 7.20-15.30 WIB. Kemudian pada hari Sabtu digunakan untuk kegiatan ekstra kurikuler. Saat ini SMP Al Muttaqin Kota Tasikmalaya memiliki 39 orang jumlah pengajar. Untuk menunjang proses belajar mengajar, SMP Al Muttaqin Kota Tasikmalaya dilengkapi dengan fasilitas seperti perpustakaan, ruang computer, laboratorium IPA, UKS, kantin, ruang makan, ruang multimedia, ruang siaran radio, ruang Pramuka, ruang Tata Usaha, ruang Kepala Sekolah, ruang Wakil Kepala Sekolah, ruang guru putra, ruang guru putrid, ruang koperasi, ruang BP, mesjid, gudang, toilet untuk guru dan peserta ddik, dan kini sedang merintis laboratorium khusus bahasa dan matematika.
Para siswa juga difasilitasi dengan beberapa kegiatan ekstrakurikuler, yaitu Pramuka, KIR, elektronika, basket, voli, sepak bola, karate, bulutangkis, bahasa Inggris, seni dan music, dan KPMP (Kelompok Pecinta Mata Pelajaran).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar